SELAMAT DATANG & SELAMAT BERGABUNG DI BERJAYABET | CASHBACK 5% - 10% SPORTBOOK | ROLLINGAN 0.7% CASINO | REFERRAL 2% SEUMUR HIDUP | TRANSAKSI DI JAMIN 100% AMAN

KICK IT OUT MENGKLAIM DI SEPAKBOLA INGGRIS RASISME, SEKSISME DAN DISKRIMINASI MENINGKAT

 

 

Agen Bola Terpercaya Rasisme, seksisme, homofobia dan bentuk diskriminasi lainnya terus meningkat yang mengkhawatirkan di sepakbola bola Inggris yang diklaim lembaga survey.

 

Sebuah organisasi yang mengkampanyekan kesetaraan dalam olahraga, Kick It Out. Belum lama ini merilis statistik yang menunjukan bahwa laporan diskriminasi telah meningkat dalam 5 yahun secaara berturut-turut di Inggris. Bahkan ada peningkatan sebesar 16,7 persen selama musim 2016-2017 lalu.

 

Survey tersebut mengatakan bahwa ada sebanyak 469 laporan yang diajukan kepada pihak Liga Premier Inggris, EFL dan Women's Super league, di tambah sejumlah tindakan intolerensi pada sosial media yang juga diperhitungkan. Secara rinci, pengajuan tersebut terdiri dari 48 persen terkait maslah rasial, 21 persen terkait diskriminasi seksual dan 17% terkait keyakinan agama.

 

Kick It Out kemudian merinci bahwa 56 persen keluhan yang diterima berkaitan dengan insiden di Liga Premier Inggris, 34 persen terjai di EFL, 9 persen terjadi di tingkat non-liga dan 1 persen selama peningkatan sebesar 53% dibanding musim 2015-2016.

 

"Statistik laporan Kick It Out untuk musim 2016/17 jelas mengindikasikan diskriminasi masih lazim dan ada di dalam permainan yang indah ini," ujar CEO Kick It Out, Roisin Wood.

 

"Ketika kami merayakan ulang tahun ke-25 organisasi ini pada bulan Agustus 2018, ini merupakan peringatan di waktu yang tepat, bahwa masih ada pekerjaan penting yang harus dilakukan untuk memastikan semua peserta merasa aman, termasuk dalam olahraga ini."

 

"Ini adalah salah satu dari sejumlah tantangan yang harus ditangani oleh otoritas sepakbola kedepannya. Kick It Out secara aktif mendorong semua pihak yang terlibat dalam permainan untuk melaporkan setiap diskriminasi yang mereka saksikan atau alami," tukas Wood.